Bandung — Dinamika organisasi dunia usaha di Jawa Barat kembali menguat setelah Mohamad Iqbal resmi melangkah sebagai tokoh utama dalam kepemimpinan KADIN Kabupaten Bandung, membawa agenda besar penguatan UMKM dan transformasi ekonomi daerah.
Iqbal yang sebelumnya muncul sebagai calon tunggal Ketua KADIN Kabupaten Bandung periode 2026–2031, mengusung konsep “Kadin Kolaboratif” sebagai arah organisasi baru. Konsep tersebut menitikberatkan pada penguatan sinergi antara pelaku usaha besar dan UMKM agar lebih adaptif terhadap digitalisasi dan ekspansi pasar.
Dalam visinya, Iqbal menegaskan bahwa KADIN harus menjadi motor penggerak UMKM, bukan sekadar wadah organisasi pengusaha. Ia juga mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui akses pasar, tata kelola bisnis, dan transformasi digital.

Sementara itu, Ketua KADIN Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menegaskan bahwa kepemimpinan baru KADIN di daerah harus segera bergerak cepat dalam memperkuat ekosistem ekonomi. Ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota agar program penguatan ekonomi dapat berjalan efektif.
Almer sebelumnya juga dikenal sebagai tokoh yang mendorong kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Barat. Ia meminta agar KADIN Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan baru dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal dan investasi daerah.
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Bandung Dadang Supriatna juga menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan peran KADIN di Kabupaten Bandung. Ia mendorong agar organisasi ini tidak hanya menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi juga menjadi motor penggerak investasi dan UMKM daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan KADIN menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi global.
Gabungan arah kebijakan dari tiga figur ini menunjukkan pola baru sinergi ekonomi daerah:
- Iqbal: fokus penguatan UMKM dan kolaborasi usaha
- Almer Faiq Rusydi: akselerasi dan konsolidasi ekonomi KADIN Jawa Barat
- Dadang Supriatna: dorongan investasi dan dukungan pemerintah daerah
Kombinasi ini dinilai dapat memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai salah satu pusat strategi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
Dengan kepemimpinan baru di KADIN Kabupaten Bandung dan dukungan penuh dari KADIN Jawa Barat serta pemerintah daerah, arah pengembangan ekonomi lokal diproyeksikan semakin agresif, terutama pada sektor UMKM, investasi, dan digitalisasi usaha.

















