Bandung – Layanan SIM Keliling di Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah diserbu ratusan warga pada awal pekan. Antrean panjang terlihat di sejumlah titik layanan, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), khususnya untuk golongan A dan C.
Sejak pagi hari, warga sudah mulai memadati lokasi pelayanan SIM Keliling yang tersebar di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan ITC Kebon Kalapa serta ruas jalan Jalan Soekarno-Hatta Bandung. Antrean panjang bahkan sudah terbentuk sebelum layanan resmi dibuka.
Banyak warga mengaku datang lebih awal untuk menghindari kehabisan kuota pelayanan harian. Sistem SIM Keliling yang memiliki batasan jumlah pemohon setiap harinya membuat masyarakat harus bersaing mendapatkan nomor antrean sejak pagi.
“Kalau datang siang biasanya sudah penuh, jadi harus dari pagi supaya kebagian,” ujar salah satu warga yang ikut mengantre di lokasi.
Lonjakan pemohon ini diduga terjadi karena meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk memperpanjang masa berlaku SIM yang mulai memasuki masa kedaluwarsa pada awal bulan. Selain itu, layanan SIM Keliling dinilai lebih praktis karena masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor Satpas.
Petugas dari pihak kepolisian Kepolisian Negara Republik Indonesia terlihat mengatur antrean dan memastikan proses pelayanan berjalan tertib. Meski jumlah pemohon membludak, pelayanan tetap berlangsung kondusif dengan pengaturan sistem antrean yang lebih terstruktur.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan dokumen persyaratan sebelum datang ke lokasi, seperti fotokopi KTP, SIM lama, serta hasil pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pelayanan dan mengurangi penumpukan antrean.
Ramainya layanan SIM Keliling di Bandung ini turut menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warga mengunggah kondisi antrean panjang yang terjadi di lokasi, menggambarkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan publik tersebut.
Hingga siang hari, antrean masih terus berlangsung di beberapa titik layanan. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas agar proses perpanjangan SIM dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
















