• Latest
  • Trending
KTT BRICS ke-18 Dimulai di India, Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Forum Global

KTT BRICS ke-18 Dimulai di India, Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Forum Global

September 12, 2026
118 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Dalami Sumber Sesar yang Belum Terpetakan

118 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Dalami Sumber Sesar yang Belum Terpetakan

September 18, 2026
Pawang Gajah Tertimpa Gajah di Lembang Park & Zoo, Ini Kronologinya

Pawang Gajah Tertimpa Gajah di Lembang Park & Zoo, Ini Kronologinya

September 18, 2026
Ramalan Kiamat Kembali Heboh di Media Sosial, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Ramalan Kiamat Kembali Heboh di Media Sosial, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

September 18, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Lengser, Suahasil Nazara Ambil Alih Kementerian Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa Lengser, Suahasil Nazara Ambil Alih Kementerian Keuangan

September 18, 2026
Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Resmi Jadi KRI Sriwijaya

Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Resmi Jadi KRI Sriwijaya

September 18, 2026
Bukan UFO, Objek Bercahaya di Langit Indonesia Ternyata Roket China

Bukan UFO, Objek Bercahaya di Langit Indonesia Ternyata Roket China

September 18, 2026

Video Wanita Ditendang di Senayan City Viral, Korban Disebut Masih Trauma

September 18, 2026
Karawang Catat Investasi Rp20,43 Triliun, Modal Besar Mengalir dan 15 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Karawang Catat Investasi Rp20,43 Triliun, Modal Besar Mengalir dan 15 Ribu Tenaga Kerja Terserap

September 16, 2026
Tugu Ayam Pelung dari Ratusan Knalpot Bising Diresmikan di Cianjur

Tugu Ayam Pelung dari Ratusan Knalpot Bising Diresmikan di Cianjur

September 16, 2026
Babi Hutan Tiba-Tiba Masuk Puskesmas Campaka Cianjur, Pasien Panik dan Warga Langsung Kepung!

Babi Hutan Tiba-Tiba Masuk Puskesmas Campaka Cianjur, Pasien Panik dan Warga Langsung Kepung!

September 16, 2026
TPA Galuga Bogor Jadi Sorotan, Penanganan Gunungan Sampah Diproyeksikan Bertahap hingga Bertahun-tahun

TPA Galuga Bogor Jadi Sorotan, Penanganan Gunungan Sampah Diproyeksikan Bertahap hingga Bertahun-tahun

September 16, 2026
Baterai Raksasa 10.000 mAh Jadi Senjata Baru Xiaomi, Redmi Note 17 Series Resmi Hadir di Indonesia

Baterai Raksasa 10.000 mAh Jadi Senjata Baru Xiaomi, Redmi Note 17 Series Resmi Hadir di Indonesia

September 16, 2026
Retail
Friday, September 18, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Jabar Today
No Result
View All Result

KTT BRICS ke-18 Dimulai di India, Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Forum Global

by admin
September 12, 2026
in Mancanegara
0
KTT BRICS ke-18 Dimulai di India, Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Forum Global

NEW DELHI, JABAR TODAY — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang digelar di New Delhi, India, pada 12–13 September 2026. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi salah satu agenda kenegaraan penting Indonesia di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS.

Presiden Prabowo telah tiba di Pangkalan Angkatan Udara India atau Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Jumat malam, 11 September 2026 waktu setempat. Kedatangan tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri KTT BRICS ke-18 yang diselenggarakan India sebagai negara pemegang kepemimpinan BRICS tahun 2026.

KTT BRICS tahun ini menjadi perhatian dunia karena mempertemukan sejumlah pemimpin negara dengan latar belakang kepentingan ekonomi, politik dan geopolitik yang beragam. Pertemuan berlangsung di tengah dinamika global, termasuk konflik di Ukraina dan Timur Tengah, persaingan ekonomi serta teknologi, hingga pembahasan mengenai tata kelola ekonomi dan politik internasional.

Associated Press melaporkan bahwa para pemimpin BRICS berkumpul di New Delhi untuk membahas perdagangan, investasi, konflik global dan penguatan kerja sama di antara negara-negara berkembang. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi negara anggota untuk membicarakan keamanan energi, teknologi, perdagangan dan peningkatan peran negara berkembang dalam tata kelola global.

Bagi Indonesia, keikutsertaan Presiden Prabowo memiliki arti strategis. Indonesia merupakan salah satu anggota penuh BRICS dan kehadiran langsung kepala negara memberikan kesempatan untuk menyampaikan kepentingan nasional dalam forum negara-negara berkembang dengan pengaruh ekonomi dan geopolitik yang semakin besar.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam KTT BRICS antara lain penguatan multilateralisme, reformasi tata kelola global, ketahanan pangan dan energi, perdagangan, investasi, teknologi serta pembangunan berkelanjutan. Agenda tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan pembangunan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Indonesia Perkuat Posisi di Forum Negara Berkembang

Kehadiran Presiden Prabowo juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi ekonomi. BRICS tidak hanya menjadi forum politik, tetapi berkembang menjadi wadah kerja sama ekonomi dan pembangunan yang mencakup sejumlah negara dengan pasar besar dan sumber daya strategis.

Dalam perkembangan BRICS saat ini, Indonesia berada dalam kelompok negara anggota bersama Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Perluasan keanggotaan tersebut membuat BRICS memiliki cakupan ekonomi dan geopolitik yang semakin luas.

Salah satu isu ekonomi yang turut mendapat perhatian menjelang KTT adalah penguatan sistem pembayaran lintas negara. Reuters melaporkan bahwa India mendorong pembahasan mengenai keterhubungan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currencies (CBDC) antarnegara BRICS untuk mempermudah transaksi lintas batas.

Gagasan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama BRICS mulai diarahkan tidak hanya pada perdagangan konvensional, tetapi juga pada pengembangan sistem pembayaran dan teknologi finansial. Meski demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, politik dan perbedaan kepentingan antarnegara.

Hadir Bersama Pemimpin Negara BRICS

KTT BRICS ke-18 juga mempertemukan sejumlah pemimpin dunia. Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa serta sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi negara anggota maupun negara mitra hadir dalam forum tersebut.

Presiden Prabowo termasuk dalam jajaran pemimpin yang menjadi perhatian dalam pertemuan BRICS tahun ini. Kehadiran Indonesia memperlihatkan semakin besarnya peran negara tersebut dalam forum multilateral yang mempertemukan kekuatan ekonomi dari berbagai kawasan.

Pertemuan para pemimpin BRICS juga berlangsung dalam situasi geopolitik yang kompleks. Perang di Ukraina, konflik di Timur Tengah serta hubungan antara kekuatan-kekuatan besar dunia menjadi latar belakang penting dalam pembahasan forum.

Di sisi lain, pertemuan bilateral di sela-sela KTT juga menjadi bagian penting dari agenda diplomatik. Reuters melaporkan bahwa pertemuan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian, terutama karena kedua negara sedang berupaya mempertahankan perbaikan hubungan setelah ketegangan perbatasan beberapa tahun terakhir.

Momentum Memperjuangkan Kepentingan Nasional

Bagi Indonesia, BRICS dapat menjadi salah satu ruang untuk memperluas kerja sama ekonomi sekaligus memperkuat diplomasi di tengah perubahan konstelasi global.

Kehadiran Presiden Prabowo di New Delhi diharapkan membuka peluang pembahasan lebih luas mengenai perdagangan, investasi, energi, pangan, teknologi, pembiayaan pembangunan serta kerja sama ekonomi lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa keterlibatan dalam BRICS tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Dengan semakin luasnya keanggotaan BRICS dan meningkatnya perhatian terhadap forum tersebut, partisipasi Indonesia menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kerja sama internasional.

KTT BRICS ke-18 di New Delhi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan sejumlah kesepakatan dan arah kebijakan bersama mengenai kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, keamanan energi, pangan, teknologi serta isu-isu global lainnya.

Kehadiran Presiden Prabowo sekaligus menegaskan bahwa Indonesia ingin mengambil peran aktif dalam membentuk kerja sama internasional yang lebih inklusif, terutama dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik dunia.

Tags: ASBIMediaCenterBeritaHariIniBeritaIndonesiaBeritaKenegaraanBeritaNasionalBeritaPrabowoBeritaTerkiniBRICS2026BRICSIndiaBRICSNewDelhiDiplomasiIndonesiaEkonomiGlobalEkonomiIndonesiaIndiaIndonesiaBRICSInvestasiIndonesiaKeamananEnergiKerjaSamaEkonomiKerjaSamaInternasionalKetahananPanganKTTBRICSKTTBRICS2026MultilateralismeNegaraBerkembangNewDelhiPembangunanBerkelanjutanPerdaganganInternasionalPolitikInternasionalPolitikLuarNegeriPrabowoDiIndiaPrabowoHariIniPrabowoSubiantoPresidenIndonesiaPresidenPrabowoTataKelolaGlobalTeknologi
Share245Send

Search

No Result
View All Result

Recent News

118 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Dalami Sumber Sesar yang Belum Terpetakan

118 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Dalami Sumber Sesar yang Belum Terpetakan

September 18, 2026
Pawang Gajah Tertimpa Gajah di Lembang Park & Zoo, Ini Kronologinya

Pawang Gajah Tertimpa Gajah di Lembang Park & Zoo, Ini Kronologinya

September 18, 2026
Ramalan Kiamat Kembali Heboh di Media Sosial, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Ramalan Kiamat Kembali Heboh di Media Sosial, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

September 18, 2026
Jabar Today

© 2026 Jabar Today

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi

© 2026 Jabar Today