JABAR TODAY, CIAMIS, JAWA BARAT — Warga di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dibuat terkejut setelah menemukan seekor ular kobra Jawa berukuran sekitar satu meter berada di dalam sumur milik warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 15 September 2026. Keberadaan ular berbisa itu pertama kali diketahui setelah pemilik rumah mencium bau amis yang cukup menyengat dari air sumur yang berada di sekitar pekarangan rumah.
Awalnya, warga menduga bau tersebut berasal dari bangkai hewan yang masuk ke dalam sumur. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata terdapat seekor bangkai tikus sekaligus ular kobra Jawa yang berada di dalam sumur.
Bau Amis Mengundang Kecurigaan
Peristiwa bermula ketika pemilik rumah hendak menggunakan air dari sumur. Saat air diambil, muncul bau amis yang tidak biasa.
Rasa penasaran membuat pemilik rumah memeriksa kondisi sumur. Dari pemeriksaan tersebut, terlihat adanya bangkai tikus yang mengambang di dalam air.
Namun, bukan hanya bangkai tikus yang ditemukan. Di dalam sumur juga terlihat seekor ular yang kemudian diketahui merupakan kobra Jawa atau Naja sputatrix.
Penemuan tersebut sontak membuat warga waspada mengingat kobra Jawa merupakan ular berbisa yang dapat membahayakan manusia apabila merasa terancam.
Diduga Terjatuh Saat Memburu Tikus
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa ular tersebut diduga masuk ke dalam sumur ketika sedang memburu tikus.
Dugaan sementara, ular mengejar mangsanya hingga keduanya terperosok ke dalam lubang sumur. Kondisi tersebut kemudian baru diketahui setelah pemilik rumah mencium bau tidak sedap dari air sumur.
Meski demikian, dugaan mengenai bagaimana ular tersebut masuk ke dalam sumur merupakan penjelasan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lokasi, bukan hasil pengamatan langsung terhadap kejadian.
Damkar Turun Tangan Evakuasi Ular
Menyadari adanya ular berbisa di dalam sumur, warga memilih tidak melakukan evakuasi sendiri dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Laporan kemudian ditindaklanjuti oleh tim penyelamat UPTD Damkar Ciamis. Petugas datang dengan membawa perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan evakuasi reptil.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena ular yang ditemukan merupakan jenis kobra. Petugas harus bekerja di ruang yang relatif sempit dan memastikan ular dapat dikeluarkan tanpa membahayakan warga maupun petugas.
Setelah sekitar setengah jam proses penanganan, ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam keadaan aman. Tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Warga Diimbau Tidak Menangani Kobra Sendiri
Petugas Damkar Ciamis mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengevakuasi ular berbisa secara mandiri.
Jika menemukan ular, khususnya jenis kobra, warga disarankan menjaga jarak dan segera meminta bantuan petugas yang memiliki perlengkapan serta kemampuan untuk melakukan evakuasi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya gigitan atau serangan ular yang dapat membahayakan keselamatan manusia.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya satwa liar ke lingkungan permukiman, terutama pada area yang memiliki banyak tempat persembunyian seperti tumpukan barang, saluran air, kebun, atau lokasi yang menjadi habitat mangsa ular.
Sumur Perlu Dipastikan Aman
Peristiwa ditemukannya kobra di dalam sumur juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan sumber air rumah tangga.
Sumur terbuka sebaiknya mendapatkan perlindungan yang memadai agar tidak mudah dimasuki hewan atau benda asing. Apabila air sumur mengalami perubahan warna, bau, atau kondisi yang tidak biasa, masyarakat sebaiknya tidak langsung menggunakannya sebelum memastikan penyebabnya.
Dalam kasus di Ciamis tersebut, bau amis justru menjadi petunjuk awal yang mengantarkan warga menemukan keberadaan ular dan bangkai tikus di dalam sumur.
Evakuasi Berakhir Tanpa Korban
Kesigapan warga menghubungi petugas membuat proses penanganan dapat dilakukan tanpa menimbulkan korban.
Ular kobra Jawa yang memiliki panjang sekitar satu meter berhasil dikeluarkan dari sumur dengan aman. Peristiwa tersebut pun menjadi perhatian karena terjadi di lingkungan permukiman warga dan berkaitan langsung dengan sumber air rumah tangga.
Kejadian ini sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat ketika masyarakat menemukan satwa liar berbahaya di sekitar rumah.
Catatan Redaksi : Jangan mengambil risiko. Jika menemukan ular berbisa, terutama kobra, masyarakat sebaiknya tidak mencoba menangkap sendiri dan segera menghubungi petugas terkait.















