Bandung — Aksi dugaan pembegalan terhadap seorang kurir paket di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial setelah rekaman CCTV kejadian tersebut tersebar luas di Instagram dan berbagai platform digital lainnya. Peristiwa yang terjadi di Jalan Maksudi, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar itu memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan jalanan di wilayah perkotaan.
Dalam video yang beredar, korban terlihat tengah berteduh dari hujan deras di depan salah satu rumah warga pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 13.47 WIB. Situasi jalan yang tampak sepi dimanfaatkan para pelaku untuk melancarkan aksinya. Berdasarkan rekaman CCTV, empat orang pelaku datang menggunakan dua sepeda motor sebelum akhirnya mendekati korban.
Menurut keterangan warga dan pengurus lingkungan setempat, para pelaku sempat berpura-pura meminta bantuan kepada korban. Salah satu pelaku meminta kantong plastik untuk melindungi telepon genggamnya dari hujan. Namun tidak lama kemudian, pelaku diduga langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam dan merampas sepeda motor beserta paket kiriman yang dibawa korban.

Korban yang diketahui bernama Hasan Al Nazhari memilih melarikan diri demi menyelamatkan diri setelah mendapat ancaman dari pelaku. Selain sepeda motor, sejumlah paket pelanggan yang belum sempat diantar juga ikut dibawa kabur.
Video pembegalan tersebut kemudian viral di Instagram melalui sejumlah akun informasi lokal Bandung dan mendapat ribuan komentar dari warganet. Banyak netizen mengaku khawatir dengan maraknya aksi kriminalitas yang dinilai semakin nekat karena terjadi pada siang hari di kawasan permukiman padat penduduk.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal S membenarkan bahwa dua orang pelaku telah berhasil diamankan di wilayah Pasir Koja, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat.
“Udah tadi baru ketangkap dua orang di Pasir Koja. Dua lainnya masih dalam pencarian,” ujar Fetrizal dalam keterangannya kepada media.
Polisi juga menyebut rekaman CCTV menjadi salah satu bukti utama untuk mengidentifikasi para pelaku. Saat ini aparat masih mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan jaringan pelaku kriminal jalanan lainnya di wilayah Bandung Raya.
Kasus ini kembali memunculkan desakan masyarakat agar aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan rawan kriminalitas, terutama terhadap pekerja lapangan seperti kurir paket dan pengemudi ojek online yang rentan menjadi sasaran kejahatan jalanan.





















