Jabar Today – Ajang Puteri Indonesia 2026 kembali menjadi perhatian publik, khususnya di Jawa Barat. Salah satu finalis asal Jawa Barat ramai diperbincangkan usai aktif mempromosikan batik lokal serta kampanye fashion berkelanjutan di Kota Sukabumi. Dukungan masyarakat Jawa Barat pun membanjiri media sosial dan membuat nama wakil daerah tersebut trending di berbagai platform digital.
Finalis Puteri Indonesia Jawa Barat 2026, Fahira Riva Fauzi, mendapat sorotan setelah melakukan kunjungan ke Dekranasda Kota Sukabumi untuk memperkenalkan produk batik dan karya fashion ramah lingkungan hasil UMKM lokal. Dalam kegiatan tersebut, Fahira mengajak generasi muda lebih mencintai produk lokal sekaligus mendukung gerakan sustainable fashion atau fashion berkelanjutan yang kini mulai berkembang di Indonesia.

Kegiatan promosi tersebut dinilai positif karena tidak hanya mengangkat sisi kecantikan, tetapi juga mendorong pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif di daerah. Fahira disebut aktif memperkenalkan kain tradisional, batik Sukabumi, hingga produk kerajinan lokal yang menggunakan konsep ramah lingkungan dan minim limbah produksi.
Di media sosial, dukungan warga Jawa Barat terus mengalir untuk wakil daerahnya tersebut. Banyak netizen membagikan foto dan video penampilan Fahira saat mengenakan busana batik modern bernuansa Sunda. Tidak sedikit pula masyarakat yang mengapresiasi langkahnya dalam membawa isu budaya dan lingkungan ke panggung nasional.
“Bangga ada wakil Jabar yang angkat budaya Sunda dan fashion ramah lingkungan,” tulis salah satu komentar warganet yang ramai dibagikan ulang di media sosial. Popularitas Fahira bahkan disebut meningkat setelah sejumlah akun komunitas fashion dan pageant turut membahas aktivitasnya di Sukabumi.
Ajang Puteri Indonesia 2026 sendiri digelar di Jakarta International Convention Center pada April 2026 dan diikuti puluhan finalis dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, Fahira Riva Fauzi tercatat sebagai salah satu finalis dari Jawa Barat yang berhasil masuk jajaran semifinalis nasional.
Fenomena dukungan terhadap finalis daerah ini juga dinilai menjadi bukti kuatnya antusiasme masyarakat Jawa Barat terhadap dunia fashion, budaya, dan pemberdayaan perempuan. Selain itu, kampanye sustainable fashion yang dibawa Fahira dianggap relevan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan dan penggunaan produk lokal yang berkelanjutan.
















