• Latest
  • Trending
Geger! Lansia di Kuningan Dipatuk Ular Kobra di Dalam Rumah, Damkar Turun Tangan

Geger! Lansia di Kuningan Dipatuk Ular Kobra di Dalam Rumah, Damkar Turun Tangan

September 22, 2026
Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Garut Geger! Badan Geologi Turun Tangan

Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Garut Geger! Badan Geologi Turun Tangan

September 26, 2026
“Bandung Mendadak Jadi Pusat Sepak Bola ASEAN! Si Jalak Harupat Panaskan FIFA ASEAN Cup 2026”

“Bandung Mendadak Jadi Pusat Sepak Bola ASEAN! Si Jalak Harupat Panaskan FIFA ASEAN Cup 2026”

September 26, 2026
Semeru “Bangun” Lagi! Enam Kali Erupsi Beruntun, Kolom Letusan Capai 800 Meter

Semeru “Bangun” Lagi! Enam Kali Erupsi Beruntun, Kolom Letusan Capai 800 Meter

September 26, 2026
“Bukan Hotel, Tapi Ada AC hingga Kulkas: Lapas Cibinong Geger, Menteri Imipas Turun Tangan!”

“Bukan Hotel, Tapi Ada AC hingga Kulkas: Lapas Cibinong Geger, Menteri Imipas Turun Tangan!”

September 26, 2026
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Seniman dan Putra Bung Karno

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun, Indonesia Kehilangan Seniman dan Putra Bung Karno

September 26, 2026
Patrick Saimartua Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum KADIN Kabupaten Bekasi, Usung Gagasan “KADIN Berdikari”

Patrick Saimartua Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum KADIN Kabupaten Bekasi, Usung Gagasan “KADIN Berdikari”

September 25, 2026
Kemarau Belum Usai, Jabar Sudah Bersiap Hadapi Banjir dan Longsor

Kemarau Belum Usai, Jabar Sudah Bersiap Hadapi Banjir dan Longsor

September 25, 2026
Trofi ASEAN Cup Mejeng di Bandung, UMKM Kabupaten Bandung Siap Ketiban Berkah Sepak Bola Internasional

Trofi ASEAN Cup Mejeng di Bandung, UMKM Kabupaten Bandung Siap Ketiban Berkah Sepak Bola Internasional

September 25, 2026
Hari Jadi Kota Bandung ke-216. Solidarity in Harmony, Merayakan Kebersamaan dan Keberagaman Kota Kembang

Hari Jadi Kota Bandung ke-216. Solidarity in Harmony, Merayakan Kebersamaan dan Keberagaman Kota Kembang

September 25, 2026
Lapas Cibinong Jadi Sorotan Nasional, Fasilitas Mewah Ditemukan dan Penghuninya Masih Didalami

Lapas Cibinong Jadi Sorotan Nasional, Fasilitas Mewah Ditemukan dan Penghuninya Masih Didalami

September 25, 2026
Pestapora 2026 Resmi Dimulai, Ratusan Musisi Ramaikan Festival Musik di Jakarta

Pestapora 2026 Resmi Dimulai, Ratusan Musisi Ramaikan Festival Musik di Jakarta

September 25, 2026
Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Ini yang Terjadi

Delegasi Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Ini yang Terjadi

September 25, 2026
Retail
Sunday, September 27, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Jabar Today
No Result
View All Result

Geger! Lansia di Kuningan Dipatuk Ular Kobra di Dalam Rumah, Damkar Turun Tangan

by admin
September 22, 2026
in Jabar News
0
Geger! Lansia di Kuningan Dipatuk Ular Kobra di Dalam Rumah, Damkar Turun Tangan

JABAR TODAY, KUNINGAN — Warga Desa Legok, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dibuat geger setelah seekor ular kobra Jawa masuk ke dalam rumah warga dan mematuk seorang lansia pada Minggu malam, 20 September 2026.

Korban diketahui bernama Sanuhi (60). Ia mengalami luka pada bagian jempol kaki kiri setelah secara tidak sengaja berhadapan dengan ular tersebut ketika hendak keluar dari rumah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Insiden tersebut kemudian mendapat perhatian masyarakat karena ular berbisa itu bukan hanya masuk ke area permukiman, tetapi juga berada di dalam rumah dan sempat menyerang penghuni.

Ular Berada di Dekat Pintu Rumah

Berdasarkan informasi dari UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, kejadian bermula ketika Sanuhi hendak keluar dari rumah.

Saat berada di sekitar pintu, korban ternyata berhadapan dengan seekor ular kobra Jawa yang berada tidak jauh dari akses keluar rumah. Korban diduga tidak menyadari keberadaan ular tersebut hingga akhirnya bagian jempol kaki kirinya dipatuk.

Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut segera mengambil tindakan dengan membawa korban ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, membenarkan adanya laporan mengenai warga yang dipatuk ular kobra di Desa Legok.

Menurut laporan tersebut, korban kemudian dibawa ke RS Mitra Husada. Pada pemeriksaan awal, bagian kaki korban mengalami pembengkakan sehingga diperlukan penanganan medis lebih lanjut.

Damkar Kuningan Langsung Evakuasi Ular

Setelah korban mendapatkan pertolongan, persoalan berikutnya adalah keberadaan ular yang masih berada di dalam rumah.

Warga kemudian meminta bantuan kepada petugas Damkar Kuningan untuk mengevakuasi reptil berbisa tersebut.

Laporan diterima oleh UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan sekitar pukul 21.14 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi sekitar pukul 21.20 WIB dan tiba di lokasi kurang lebih pukul 22.00 WIB.

Sebanyak tiga anggota piket Regu 3 UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Petugas menemukan ular tersebut telah berpindah dan bersembunyi di area gudang rumah.

Situasi tersebut membuat proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian. Petugas harus terlebih dahulu memindahkan sejumlah barang yang berada di dalam gudang agar posisi ular dapat ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut.

Ular Kobra Jawa Berukuran Sekitar 50 Sentimeter

Ular yang dievakuasi diketahui merupakan kobra Jawa dengan panjang sekitar 50 sentimeter.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit. Ular berhasil ditangkap dan dikeluarkan dari rumah warga sekitar pukul 22.10 WIB.

Keberhasilan evakuasi tersebut membuat warga dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman. Sementara itu, korban tetap mendapatkan perawatan medis akibat luka patukan ular.

Menurut keterangan yang diberitakan, kondisi korban kemudian dilaporkan membaik dan masih berada dalam penanganan medis.

Mengapa Ular Bisa Masuk ke Rumah?

Kemunculan ular di lingkungan permukiman sebenarnya dapat dipengaruhi oleh sejumlah kondisi lingkungan.

Petugas Damkar Kuningan mengingatkan bahwa ular dapat masuk ke rumah ketika mencari makanan seperti tikus atau serangga, mencari tempat berlindung yang hangat dan lembap, maupun memanfaatkan celah kecil yang terdapat pada bangunan.

Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah, termasuk memastikan tidak terdapat lubang atau celah yang dapat menjadi jalur masuk ular.

Tumpukan barang yang jarang digunakan juga sebaiknya diperiksa secara berkala, terutama apabila berada di tempat yang gelap, lembap dan jarang disentuh.

Warga Diminta Tidak Menangani Ular Berbisa Sendiri

Peristiwa di Desa Legok menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu berhati-hati apabila menemukan ular, khususnya jenis yang diduga berbisa.

Petugas Damkar mengimbau warga tidak mengambil risiko menangkap atau mengejar ular sendiri.

Apabila menemukan ular di rumah, masyarakat sebaiknya menjaga jarak, mengamankan anggota keluarga dari lokasi tersebut dan segera menghubungi petugas yang memiliki kemampuan serta peralatan untuk melakukan evakuasi.

Langkah tersebut penting karena upaya menangkap ular tanpa pengetahuan dan perlengkapan yang memadai justru dapat meningkatkan risiko terkena patukan.

Penanganan Gigitan Ular Harus Cepat

Gigitan ular berbisa membutuhkan perhatian medis. Dalam kasus Sanuhi, tindakan keluarga yang segera membawa korban ke rumah sakit menjadi bagian penting dari penanganan setelah kejadian.

Masyarakat yang mengalami gigitan ular sebaiknya segera mencari pertolongan medis dan tidak melakukan tindakan berisiko berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penanganan medis diperlukan untuk mengetahui kondisi korban dan menentukan langkah selanjutnya berdasarkan jenis gigitan serta kondisi pasien.

Bukan Pertama Kali Ular Menghebohkan Warga Jabar

Kemunculan ular berbisa di permukiman juga bukan satu-satunya peristiwa yang menjadi perhatian di Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir.

Pada waktu yang hampir bersamaan, warga di Dusun Cimanem, Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, juga dikejutkan dengan kemunculan dua ekor king kobra berukuran sekitar tiga meter di sekitar permukiman.

Petugas Damkar Ciamis kemudian mengevakuasi kedua ular tersebut. Salah satunya ditemukan berada di dalam toilet rumah warga, sementara ular lainnya berada di halaman. Tidak ada warga yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Rangkaian kejadian ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa interaksi antara satwa liar dan kawasan permukiman dapat terjadi dan perlu ditangani secara hati-hati.

Warga Kuningan Perlu Tingkatkan Kewaspadaan

Kasus Sanuhi di Desa Legok menunjukkan bahwa ular berbisa dapat berada di tempat yang tidak diduga, bahkan di dalam rumah dan dekat pintu keluar.

Masyarakat disarankan menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi tempat persembunyian yang potensial bagi ular, menutup celah pada bangunan, serta memperhatikan keberadaan tikus dan hewan lain yang dapat menjadi sumber makanan ular.

Jika menemukan ular, terutama ular yang memiliki ciri-ciri kobra, warga tidak dianjurkan melakukan penangkapan sendiri.

Lebih baik menjaga jarak dan meminta bantuan petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Peristiwa patukan terhadap Sanuhi kini menjadi perhatian sekaligus pengingat bagi warga Kuningan dan daerah lain di Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.

Penulis : Redaksi ASBI Media Center
Editor : Tim Redaksi Jabar Today
Sumber : detikJabar, Radar Kuningan, Kuningan Mass

Tags: ASBI Media CenterASBI Newsberita 22 september 2026berita aktualberita daerahBerita Hari Iniberita JabarBerita Jawa Baratberita Kuninganberita Kuningan terbaruberita masyarakatberita onlineberita peristiwaberita populerberita terbaruBerita Terkiniberita viral 22 september 2026Berita Viral Indonesia.Berita Viral Jawa Baratberita viral KuninganCidahu KuninganDamkar KuninganDesa Legok Kuninganevakuasi kobraevakuasi ulargigitan ularinformasi KuninganJabar TodayJawa BaratJurnal Nusantarakabar Jawa Baratkabar KuninganKabupaten Kuningankeamanan wargakobra Jawakobra masuk rumahlansia dipatuk ularlansia Kuninganlingkungan masyarakatMedia Nusantarapatukan ularPemadam Kebakaran KuninganRS Mitra Husadaular berbisaular kobraular kobra Jawaular kobra Kuninganular masuk rumahwaspada ular
Share150Send

Search

No Result
View All Result

Recent News

Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Garut Geger! Badan Geologi Turun Tangan

Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Garut Geger! Badan Geologi Turun Tangan

September 26, 2026
“Bandung Mendadak Jadi Pusat Sepak Bola ASEAN! Si Jalak Harupat Panaskan FIFA ASEAN Cup 2026”

“Bandung Mendadak Jadi Pusat Sepak Bola ASEAN! Si Jalak Harupat Panaskan FIFA ASEAN Cup 2026”

September 26, 2026
Semeru “Bangun” Lagi! Enam Kali Erupsi Beruntun, Kolom Letusan Capai 800 Meter

Semeru “Bangun” Lagi! Enam Kali Erupsi Beruntun, Kolom Letusan Capai 800 Meter

September 26, 2026
Jabar Today

© 2026 Jabar Today

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi

© 2026 Jabar Today