Jepang — ASBI Media Center — Kontingen Indonesia masih berada di posisi ke-15 klasemen sementara perolehan medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hingga Rabu, 30 September 2026. Berdasarkan pembaruan klasemen yang diberitakan sejumlah media nasional, Indonesia telah mengoleksi total 30 medali, terdiri dari 3 medali emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Perolehan tersebut bertambah setelah pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, berhasil mempersembahkan medali emas dari nomor perorangan bulu tangkis pada Selasa, 29 September 2026.
Leo/Daniel tampil dalam pertandingan final menghadapi pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang. Pertandingan berlangsung ketat dalam tiga gim. Setelah kehilangan gim pertama dengan skor 19-21, pasangan Indonesia mampu bangkit dan merebut gim kedua dengan skor 21-13.
Pada gim penentuan, Leo/Daniel kembali menunjukkan konsistensi permainan dan akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 21-18. Pertandingan tersebut berlangsung selama sekitar 62 menit.
Kemenangan Leo/Daniel sekaligus membawa Indonesia meraih medali emas ketiga dalam Asian Games 2026. Sebelumnya, dua emas Indonesia berasal dari nomor beregu putra bulu tangkis dan cabang olahraga angkat besi melalui Rahmat Erwin Abdullah.
Bulu Tangkis Jadi Salah Satu Penyumbang Utama
Cabang olahraga bulu tangkis kembali menunjukkan kontribusi penting bagi kontingen Indonesia. Selain emas Leo/Daniel, Indonesia juga memperoleh medali perak melalui pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Amri/Nita harus mengakui keunggulan pasangan China, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin, dalam pertandingan final. Indonesia sempat memberikan perlawanan ketat pada gim pertama, tetapi pasangan China mampu mengambil kendali permainan dan menyelesaikan pertandingan dalam dua gim.
Dengan tambahan tersebut, bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perolehan medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Selain bulu tangkis, satu medali perak lainnya pada rangkaian pertandingan hari ke-11 datang dari cabang olahraga surfing. Peselancar Indonesia I Made Pajar Ariyana meraih posisi kedua pada nomor shortboard putra.
Pajar mencatatkan total 10,40 poin dari dua ombak terbaiknya. Ia harus mengakui keunggulan peselancar Jepang, Kanoa Igarashi, yang mengumpulkan 12,87 poin dan berhak meraih medali emas.
Indonesia Kumpulkan 30 Medali
Dengan tambahan satu emas dan dua perak pada rangkaian pertandingan Selasa, total perolehan Indonesia kini mencapai 30 medali.
Rinciannya adalah:
- 3 medali emas
- 7 medali perak
- 20 medali perunggu
- Total 30 medali
Posisi Indonesia berada di peringkat ke-15 klasemen sementara. Data yang dikutip Medcom dari pembaruan situs resmi AINAGOC pada Rabu pagi juga menempatkan Indonesia di posisi tersebut.
Sementara itu, China masih berada di puncak klasemen dengan perolehan 143 emas, 62 perak, dan 49 perunggu, atau total 254 medali. Jepang berada di posisi kedua, disusul Korea Selatan di posisi ketiga.
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand menjadi salah satu negara dengan posisi tertinggi dalam klasemen sementara, sementara Malaysia berada di posisi ke-11 berdasarkan pembaruan yang tersedia pada Rabu pagi.
Perjuangan Indonesia Masih Berlanjut
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih berlangsung. Artinya, klasemen sementara masih dapat berubah seiring berlangsungnya pertandingan dan bertambahnya medali dari berbagai cabang olahraga.
Kontingen Indonesia masih memiliki sejumlah peluang untuk menambah koleksi medali melalui atlet-atlet yang dijadwalkan bertanding pada hari-hari berikutnya. Sejumlah cabang olahraga juga masih menjalani babak lanjutan menuju perebutan medali.
Perhatian publik Indonesia pun masih tertuju pada perjuangan para atlet Merah Putih yang membawa nama Indonesia di ajang olahraga terbesar di kawasan Asia tersebut.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian pada 30 September adalah perjuangan atlet Indonesia di cabang sport climbing dan padel, sementara sejumlah pertandingan cabang olahraga lainnya juga terus berlangsung.
Target dan Harapan Merah Putih
Tambahan emas dari Leo/Daniel menjadi momentum penting bagi kontingen Indonesia. Kemenangan tersebut bukan hanya menambah koleksi emas, tetapi juga memperlihatkan bahwa peluang Indonesia untuk memperoleh tambahan medali masih terbuka selama kompetisi belum berakhir.
Perjalanan menuju akhir Asian Games 2026 masih membutuhkan konsistensi para atlet. Setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbesar jumlah medali sekaligus memperbaiki posisi dalam klasemen sementara.
Dengan 30 medali yang telah dikumpulkan hingga Rabu, 30 September 2026, perjuangan Merah Putih masih belum selesai. Publik Indonesia masih menantikan kejutan dan tambahan prestasi dari para atlet yang bertanding di Aichi-Nagoya.
Redaksi berita oleh ASBI Media Center
Sumber: ANTARA, CNN Indonesia, ASBI NEWS, JABAR Today, JURNAL Nusantara, Media Nusantara, Medcom, Okezone, serta pembaruan klasemen Asian Games 2026.
















