• Latest
  • Trending
Indonesia vs Malaysia 0-0: Garuda Main 10 Pemain, Laga Terakhir Jadi Penentu ke Final

Indonesia vs Malaysia 0-0: Garuda Main 10 Pemain, Laga Terakhir Jadi Penentu ke Final

September 30, 2026
DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, Aturan Ojol hingga Sanksi ODOL Jadi Sorotan

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, Aturan Ojol hingga Sanksi ODOL Jadi Sorotan

September 30, 2026
Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar, Tak Sekadar Takziah: Bahas Bangsa dan Negara

Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar, Tak Sekadar Takziah: Bahas Bangsa dan Negara

September 30, 2026
Hampir 60 Pihak Beri Masukan, DPR Matangkan RUU Perampasan Aset

Hampir 60 Pihak Beri Masukan, DPR Matangkan RUU Perampasan Aset

September 30, 2026
APBN 2027 Resmi Disahkan, Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun Ditanggung Pemerintah Pusat

APBN 2027 Resmi Disahkan, Gaji PPPK Daerah Rp23 Triliun Ditanggung Pemerintah Pusat

September 30, 2026
Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu, Pembahasan Revisi UU Segera Dimulai

Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu, Pembahasan Revisi UU Segera Dimulai

September 30, 2026
Jokowi Tunjukkan KTA PSI di Bandung, Babak Baru Dinamika Politik Nasional Jadi Sorotan

Jokowi Tunjukkan KTA PSI di Bandung, Babak Baru Dinamika Politik Nasional Jadi Sorotan

September 30, 2026
Uang Ganti Rugi KCIC Rp 9,7 Miliar Carut-Marut: Ahli Waris Tersingkir, Oknum BPN dan KCIC Diduga Main Mata

Uang Ganti Rugi KCIC Rp 9,7 Miliar Carut-Marut: Ahli Waris Tersingkir, Oknum BPN dan KCIC Diduga Main Mata

September 30, 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.925 per Dolar AS, Tapi Bayang-Bayang Rp18.000 Masih Membayang

Rupiah Menguat ke Rp17.925 per Dolar AS, Tapi Bayang-Bayang Rp18.000 Masih Membayang

September 30, 2026
Harga Minyak Dunia Tembus US$107, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Rp10.000 hingga Akhir 2026

Harga Minyak Dunia Tembus US$107, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap Rp10.000 hingga Akhir 2026

September 30, 2026
Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, Jalur Senaru dan Torean Ditutup Sementara

Kebakaran Gunung Rinjani Meluas, Jalur Senaru dan Torean Ditutup Sementara

September 30, 2026
Indonesia Bertahan di Posisi 15 Asian Games 2026, Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga

Indonesia Bertahan di Posisi 15 Asian Games 2026, Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga

September 30, 2026
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman

September 30, 2026
Retail
Wednesday, September 30, 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Jabar Today
No Result
View All Result

Indonesia vs Malaysia 0-0: Garuda Main 10 Pemain, Laga Terakhir Jadi Penentu ke Final

by admin
September 30, 2026
in Olahraga
0
Indonesia vs Malaysia 0-0: Garuda Main 10 Pemain, Laga Terakhir Jadi Penentu ke Final

JABAR Today, JAKARTA — Timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin malam, 28 September 2026, berakhir dengan skor 0-0.

Hasil tersebut membuat persaingan Grup A semakin ketat. Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, setelah sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Singapura. Malaysia juga memiliki empat poin dan berada di posisi teratas karena keunggulan selisih gol.

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia berlangsung dalam tempo tinggi. Skuad Garuda sempat tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Namun, situasi berubah ketika Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37.

Bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit selama sebagian besar pertandingan membuat Indonesia harus mengubah pendekatan permainan. Garuda lebih banyak berkonsentrasi menjaga keseimbangan pertahanan dan mengandalkan peluang serangan balik.

Keputusan tersebut terbukti mampu menjaga gawang Indonesia tetap aman hingga pertandingan berakhir. FIFA mencatat Indonesia mampu mempertahankan hasil imbang meski bermain dengan 10 pemain dalam waktu yang cukup panjang.

Maarten Paes Jadi Salah Satu Penentu

Peran penjaga gawang Maarten Paes menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan tersebut. Berdasarkan laporan Tirto yang merangkum jalannya pertandingan, Paes melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk mencatat delapan penyelamatan.

Penampilan lini belakang Indonesia juga mendapatkan perhatian. Justin Hubner tercatat melakukan sapuan penting yang menggagalkan peluang Malaysia pada penghujung pertandingan.

Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana Indonesia harus bekerja keras mempertahankan area pertahanan setelah kehilangan satu pemain.

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe juga menilai situasi menghadapi tim dengan 10 pemain tidak selalu mudah. Menurutnya, Indonesia mengubah pendekatan permainan menjadi lebih defensif sehingga Malaysia kesulitan menemukan ruang untuk mencetak gol.

Kevin Diks Minta Perjuangan Pemain Dihargai

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks turut memberikan tanggapan setelah pertandingan. Ia meminta perjuangan rekan-rekannya tetap dihargai karena mereka harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar satu jam pertandingan.

Diks juga menilai kartu merah yang diterima Thom Haye bukan sesuatu yang dilakukan secara sengaja. Ia meminta publik tidak menjadikan insiden tersebut sebagai alasan untuk menyalahkan pemain secara berlebihan.

Menurut Diks, pertandingan sepak bola dapat berubah sangat cepat, terlebih setelah adanya keputusan wasit dan penggunaan teknologi VAR.

Diks mengatakan dirinya bangga terhadap perjuangan para pemain yang mampu mempertahankan hasil 0-0 meski menghadapi Malaysia dengan jumlah pemain yang tidak lengkap.

Suporter Sempat Meneriakkan Nama Shin Tae-yong

Pertandingan di SUGBK juga diwarnai reaksi sebagian suporter yang meneriakkan nama Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia.

Situasi tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Kevin Diks. Ia menilai respons tersebut tidak membantu pemain maupun pelatih yang sedang berjuang di lapangan.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan juga memberikan pandangan terkait pertandingan tersebut. Ia menilai perjuangan Indonesia layak mendapatkan apresiasi karena harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

Rahmad menilai pilihan bermain lebih dalam atau menggunakan pendekatan low block dalam situasi tersebut merupakan strategi yang masuk akal untuk meredam serangan Malaysia.

Persaingan Grup A Makin Ketat

Hasil 0-0 membuat posisi Indonesia belum aman. Berdasarkan klasemen setelah matchday kedua, Malaysia berada di posisi pertama dengan empat poin, sedangkan Indonesia berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama.

Singapura berada di posisi ketiga dengan tiga poin setelah meraih kemenangan 1-0 atas Bangladesh. Sementara Bangladesh belum mendapatkan poin dari dua pertandingan.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan terakhir Grup A akan menjadi sangat penting bagi Indonesia.

Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Indonesia Dituntut Menang dan Mencetak Banyak Gol

Pertandingan melawan Bangladesh menjadi laga penentu bagi skuad Garuda. Indonesia tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga harus memperhatikan selisih gol karena posisi akhir Grup A akan menentukan tim yang berhak melaju ke final.

ANTARA melaporkan bahwa Indonesia membutuhkan kemenangan sekaligus keunggulan selisih gol untuk memperbesar peluang lolos ke partai final.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga mengingatkan agar Timnas Indonesia tidak menganggap Bangladesh sebagai lawan yang mudah.

Pesan tersebut menjadi penting karena pertandingan terakhir akan menentukan nasib Indonesia di kompetisi. Konsentrasi, efektivitas serangan dan kemampuan menjaga pertahanan menjadi sejumlah aspek yang akan mendapat perhatian.

Target Besar di GBK

Setelah gagal mencetak gol saat menghadapi Malaysia, lini depan Indonesia kini menghadapi tuntutan untuk tampil lebih efektif ketika melawan Bangladesh.

Dukungan publik di Stadion Utama Gelora Bung Karno diperkirakan kembali menjadi bagian penting dari pertandingan. Namun, skuad Garuda juga harus mampu menjaga fokus agar tekanan pertandingan tidak mengganggu konsentrasi pemain.

Indonesia sebelumnya membuka perjalanan di Grup A dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Hasil imbang melawan Malaysia kemudian membuat Garuda mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.

Dengan satu pertandingan tersisa, peluang Indonesia masih terbuka. Namun, tiket menuju final akan ditentukan oleh hasil pertandingan terakhir dan perhitungan klasemen Grup A.

Pertandingan Indonesia kontra Bangladesh pun menjadi momen penting bagi skuad Garuda untuk menjawab tantangan di kandang sendiri.

Redaksi berita oleh ASBI Media Center

Tags: ASBIMediaCenterASEANCup2026BangladeshBeritaIndonesiaBeritaSepakBolaBeritaTerkiniberitaTimnasBeritaViralFIFAASEANCup2026GarudaGarudaIndonesiaGarudaMenduniaHasilPertandinganIndonesiaBangkitIndonesiaMalaysiaIndonesiaVsBangladeshIndonesiaVsMalaysiaInfoOlahragaJabarTodayJohnHerdmanJustinHubnerKevinDiksKlasemenASEANCupMaartenPaesMalaysiaOlahragaIndonesiaPeluangIndonesiaPSSIsepakbolaSepakBolaAsiaSepakBolaIndonesiaSepakBolaNasionalStadionUtamaGeloraBungKarnoSUGBKTanahAirThomHayeTimnasGarudaTimnasIndonesia
Share316Send

Search

No Result
View All Result

Recent News

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, Aturan Ojol hingga Sanksi ODOL Jadi Sorotan

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas Revisi UU LLAJ, Aturan Ojol hingga Sanksi ODOL Jadi Sorotan

September 30, 2026
Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar, Tak Sekadar Takziah: Bahas Bangsa dan Negara

Prabowo Temui Megawati di Teuku Umar, Tak Sekadar Takziah: Bahas Bangsa dan Negara

September 30, 2026
Hampir 60 Pihak Beri Masukan, DPR Matangkan RUU Perampasan Aset

Hampir 60 Pihak Beri Masukan, DPR Matangkan RUU Perampasan Aset

September 30, 2026
Jabar Today

© 2026 Jabar Today

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Jabar News
  • Nasional
  • Hukrim
  • Seni & Budaya
  • Peristiwa
  • Ekonomi

© 2026 Jabar Today